INTEGRASI KONTEKS PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KEDALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  • Lisna Novalia Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
Keywords: keluarga, gereja, sekolah, guru, belajar, pendidikan, Kristen

Abstract

Any education will always pay attention to the context. Likewise the Christian Religious Education cannot be separated from its context. The context which is always related to the principles and practices of Christian Religious Education is the family, church and school context. These three contexts have their own characteristics but they all lead to how Christian Religious Education can be carried out well and provide positive and good influence and results. This research emphasizes that Christian Religious Education practitioners always pay attention to the context in which Christian Religious Education is carried out. The method used in this research is library research with the intention of collecting various information or data from various sources, the data is processed and analyzed and conclusions are given. The findings of this study that the Christian Religious Education implemented cannot be separated from the context of the family, church and school.

References

Antone, Hope S., Pendidikan Kristiani Kontekstual. Jakarta:BPK.Gunung Mulia, 2010.

Cully, Iris V., Dinamika Pendidikan Kristen. Jakarta:BPK. Gunung Mulia, 1993.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2014.

Edelin, Richard J. , Hakikat Pendidikan Kristen. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2015.

Homrighausen, E.G.dan I.H. Enklaar, Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2008.

Kolibu, Dirk Roy, Teologi Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: Pascasarjana UKI, 2020.

Nuhamara, Daniel, Pembimbing Pendidikan Agama Kristen . Bandung: Infomedia, 2007.

----------------, Pendidikan Agama Kristen di Perguruan Tinggi. Bandung:Bina Media Informasi, 2007.

Parapak, Jonathan, Pembelajar dan Pelayan: Di sekitar iman, teknologi, pendidikan dan pelayanan gerejawi. Jakarta: Institut Dharma Mahardika, 2002.

Riemer, G., Ajarlah Mereka Melakukan. Jakarta: YKBK/OMF, 2006.

Rupp, Anne Neo Feld, Tumbuh Kembang Bersama Anak. Jakarta:BPK. Gunung Mulia, 2009.

Schipani, Daniel S., “Pendidikan Transformasi Sosial” dalam Memetakan Pendidikan Kristen: Pendekatan-pendekatan menuju Pembelajaran Jemaat. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2016.

Sitompul, A.A., Mencerdaskan Anak Bangsa Menuju Millenium Baru. Jakarta: Kebangkitan Hidup Baru, 1999.

Stephanus, Daniel, Pendidikan Agama Kristen Kemajemukan. Bandung: Bina Media Indonesia, 2009.

Tanya, Ely , Gereja dan Pendidikan Agama Kristen. Cipanas: STTC, 2006.

Tong, Stephen, Keluarga Bahagia. Surabaya: Momentum, 2012.

Tung, Khoe Yao, Menuju Sekolah Kristen Impian Masa Kini. Yogyakarta: Andi, 2015.

-------------------, Filsafat Pendidikan Kristen: Meletakkan Fondasi dan Filosofi Pendidikan Kristen di Tengah Tantangan Filsafat Dunia. Yogyakarta: Andi, 2013.

Ward, Ted, Nilai Hidup dimulai dari Keluarga. Malang: Gandum Mas, 1976.

Wuwungan, O.E.CH., Pemahaman Alkitab dan Warga Gereja .Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1997.

http://www.charismata.id/2017/05/pengertian-keluarga-kristen.html, diunduh hari Rabu tanggal 22 April 2020 pukul 17:00 WIB

https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/08/15-pengertian-keluarga-menurut-para-ahli.html, diunduh hari Rabu tanggal 22 April 2020 pukul 17:00 WIB

Published
2020-08-12