KAJIAN BIBLIKA 2 KORINTUS 6:4-10: MAKNA PENDERITAAN BAGI HAMBA TUHAN DALAM PELAYANAN

  • Benget parningotan siregar STT Ebenhaezer Tanjung Enim
Keywords: 2 CORINTHIANS 6:4-10, SERVEN OF GOD, UNREACH PEOPLE GROUP

Abstract

Seorang pelayan Tuhan yang ideal harus siap memikul salib dan menyangkal segala sesuatu, sama seperti Paulus yang begitu banyak menanggung banyak penderitaan dalam pelayanannya. Namun Saat ini banyak para pelayan takut mengalami penderitaan yang menjadi masalahnya adalah tidak mau menderita, takut, khawatir, itulah yang menyebabkan pelayan Kristus atau hamba Tuhan tidak melakukan pemberitaan injil. Maka dengan itu, penulis termotivasi meneliti 2 Korintus 6:4-10, yang menguraikan penderitaan Paulus untuk menjawab persoalan pelayan Tuhan yang sedang terjadi di lapangan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode deskriptif-Bibliologis. Untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan masalah hamba Tuhan yang takut mengalami penderitaan dalam pelayanannya. Penulis juga menggunakan studi pustaka untuk mendapatkan informasi-informasi mengenai pekabaran Injil yang dilakukan oleh rasul Paulus, namun peneliti terlebih dahulu mengkaji 2 Korintus 6:4-10. Hasil tafsir 2 Korintus 6:4-10 adalah: seorang pelayan yang mampu menunjukkan dirinya sebagai pelayan yang siap menderita, sebagai pelayan yang baik harus memiliki ketekunan dalam menghadapi penderitaan, sebagai pelayan yang mampu bertahan dan tetap melayani di tengah penderitaan yang terjadi dalam hidupnya.

References

Vine’s, Complete Expository Dictionary Of Ald And New Testament Words. Thomas Nelson Publhisers, 35AD.

Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2019.

Bareker, Kennet. The Niv Study Bible New International Version. Zonderzan Publishing House, 1986.

Barker, Kenneth. New International Version. International Bible Society, 1985.

Beyer, Ulrich. Memberi Dengan Sukacita. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2008.

“Biblework7,” n.d.

Bromiley, Geoffrey w. Theological Dictionary Of The New Testament Vol. Vii. Wm. B, Eerdmans Publishing Company Grand Rapids, Michigan., 1988.

Champion, Dean J. Metode Dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung: Rafika Aditama, 1999.

Chapman, Adina. Pengantar Perjanjian Baru. Bandung: Kalam Hidup, 2014.

Dilla, Minggus. “KAJIAN BIBLIKAL SPIRITUALITAS HAMBA TUHAN BERDASARKAN 2 TIMOTIUS 2: 1-13.” Manna Rafflesia 3, no. 1 (2016): 76–101.

Duyverman, M. E. Pembimbingan Ke Dalam Perjanjian Baru,. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

End, Th. Van Den. Tafsiran Alkitab Surat Roma. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2008.

Gatti, Linda Reskhy. “Gaya Hidup Hamba Tuhan Oleh Megawani Tonapa,” 2020.

Graham, Billy. Hingga Harmagedon,. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 1981.

Guthrie, Donald. Pengantar Perjanjian Baru Volumen 2. Surabaya: Momentum, 2009.

Hakh, Pdt. Dr. Samuel Benyamin. Perjanjian Baru Sejarah, Pengantar Dan Pokok-Pokok Teologisnya, Cetakan Pertama. Bandung: Penerbit Bina Informasi, 2010.

Hawkins, Joice M. Oxford-Erlangga Kamus Dwibahasa. Jakarta: Erlangga, 2000.

Hidayat, Elvin Atmaja. “Iman Di Tengah Penderitaan: Suatu Inspirasi Teologis-Biblis Kristiani.” MELINTAS 32, no. 3 (2016): 285–308.

Ibid..., n.d.

Institute, Bible. The Wycliffe Bible Commentary,. Malang: Gandum Mas, 2001.

Iskandar. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Gaung Persada, 2009.

Jr, Barclay M. Newman. Kamus Yanani Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

———. Kamus Yunani-Indonesia Untuk Perjanjian Baru. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2009.

Kittel, Gerhard. Theologia Dictionary Of The New Testament, Vol II. Eerdmans publishing Company Grand Rapids, Michigan, 1987.

Klapwijk, Jasper. Perjanjian Baru. Jakarta: Yayasan Komunika Bina Kasih, 2015.

Kruse, Colin. Tyndale New Testament Commentaries 2 Corinthias,. Michigan: William B. Eerdmans Publhising Company, 1995.

Marathon. Perjanjian Baru (Kalam Hidup. Kalam Hidup, 1975.

Moalusi, Ephraim. Penyedilikan Perjanjian Baru. Bandung: Kalam Hidup, 1977.

Ofm, C. Groenen. Pengantar Kedalam Perjanjian Baru. Yogyakarta: yayasan kanisius, 1984.

Pfitzner, V.C. Kekuatan Dalam Kelemahan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.

Rienecker, Fritz. Linguistik Key To The Greek New Testament. Zondervan Publication, 1980.

Rogers, Fritz Reinecker/Clelon. Linguistic Key To The Greek New Testament,. Zonderzan Publication, 1980.

“Sabda,” 2018.

Samuel Benyamin Hakh. Perjanjian Baru: Sejarah, Pengantar Dan Pokok-Pokok Teologisnya. Bandung: bina media informasi, 2010.

Schneider, Horst Balz and Gerhard. Exegetical Dictionary Of The New Testament, Vol 1. Willian B. Eerdmans Publishing Company Grand rapids Michigan, 1990.

Sembiring, M. K. Surat Paulus Yang Kedua Kepada Jemaat Di Korintus. Jakarta: LAI, 2013.

Simeon, Charles. Expository Outlines On the Whole Bible Vol 16,. Michigan: Baker Book House, 1988.

Sosipater, Karel. Etika Perjanjian Baru. Jakarta: Suara Harapan Bangsa, 2010.

Stanley, Charles. Menyembuhkan Hati Yang Luka. Yogyakarta: Andi, 1994.

Sudarmanto, G. Pelayan Kristus Yang Baik. Batu: Depertemen Multimedia, Bidang Literatur YPPII, 2009.

Sutanto, Hasan. Interlinear Jilid II, 2003.

———. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru Jilid I. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2010.

———. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia I. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2013.

Thayer, Joseph Henry. A Greek English Lexicon Of The New Testament. Regerency Referenci Library zondervan Publishing, 1989.

Thyer. English Lexicon of The New Testament. America: MOTT MEDIA), n.d.

Tuluan, Ola. Introduksi Perjanjian Baru. Batu: Departemen Literatur YPPII, 1999.

Zodhiates, Spiros. Hebrew Greek Key Word Study Bible. AMG Publisher, Chattanooga, 1984.

———. The Complete Word Study Dictionary New Testament. America: AMG Publisers, 1993.

Zoschak, Greg. Membangun Karakter Anda. Jakarta: Imanuel Publishing House, 2003.

Published
2021-06-24