STUDI SURVEI ALKITAB PERJANJIAN LAMA DAN PERJANJIAN BARU SEBAGAI DASAR PENGAJARAN IMAN KRISTEN

  • Marthem Mau SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI ARASTAMAR SETIA NGABANG
Keywords: Alkitab, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, pengajaran Kristen

Abstract

Alkitab adalah suatu studi yang menarasikan tentang perintah, ketetapan, dan larangan-larangan-Nya dalam kitab-kitab-Nya atau Firman-Nya yang diilhamkan melalui Roh Kudus, sehingga dapat dituliskan oleh para penulis, baik para nabi, raja, imam, hakim, penatua, dan rasul pada masa yang telah silam. Alkitab menjadi satu-satunya sumber yang sangat penting untuk dijadikan sebagai dasar mutlak dalam mengajarkan pengajaran Kristus kepada umat-Nya. Alkitab terbagi menjadi dua bagian besar yakni Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Karena itu, melalui studi survei dapat ditemukan para penulis kitab-kitab-Nya, tahun dan tempat penulisan kitab-Nya, dan jumlah secara keseluruhan 1.189 pasal, 31.171 ayat, dan 691.718 kata. Dengan demikian, melalui hasil survei ini sangat memudahkan para pembaca Alkitab untuk tepat dan cepat dalam menyelesaikan membaca Alkitab. Karena itu, beberapa indikator yang harus diperhatikan oleh orang Kristen bila memiliki animo yang tinggi untuk menyelesaikan membaca Alkitab adalah sebagai berikut: pertama, Apabila kerinduan untuk membaca Alkitab diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun, maka harus membaca 3 atau 4 pasal per hari; 85 atau 86 ayat per hari; atau 1.895/1.896 kata per hari. Kedua, Apabila kerinduan untuk membaca Alkitab diselesaikan dalam kurun waktu 6 bulan, maka harus membaca 7 pasal per hari; 171 ayat per hari; atau 3.780 kata per hari. Ketiga, Apabila kerinduan untuk membaca Alkitab diselesaikan dalam kurun waktu 3 bulan, maka harus membaca 12 atau 13 pasal per hari; 339 ayat per hari; atau 7.519 kata per hari. Dengan membaca grapho atau graphe Kristen secara saksama, maka pengetahuan tentang Kebenaran Tuhan bahkan pertumbuhan rohani akan semakin meningkat. Karena pengajaran Kristen yang sejatinya didapatkan dari Firman Tuhan melalui mendengar, membaca, mencamkan, dan mengimplementasikan esensi dari Firman Tuhan itu sejatinya.

Published
2020-07-26