PEMBINAAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA ORANGTUA DAN ANAK DI JEMAAT GKO RIMBA BELIAN

  • Melvi Noermala Hia Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
Keywords: Harmonis, Orangtua, Anak

Abstract

Keluarga adalah lembaga pertama yang dibentuk oleh Allah yang dimulai pada saat Allah menciptakan manusia pertama yaitu Adam dan Hawa. Allah menginginkan keluarga ini harmonis. Dengan demikian keluarga tersebut dapat mempermuliakan Allah. Keluarga yang harmonis merupakan dambaan setiap keluarga di dunia ini. Untuk mewujudkan ini tidaklah mudah, bahkan berbagai cara yang dilakukan. Ada yang mengumpulkan harta kekayaan sebanyak-banyaknya dengan harapan kekayaan tersebut dapat menjamin keharmonisan diantara anggota keluarga. Sama seperti halnya yang terjadi di jemaat GKO Rimba Belian, dimana orangtua yang mayoritas bekerja sebagai karyawan PTPN-13, ternyata kesibukan untuk bekerja membuat setiap anggota keluarga tidak mempunyai kesempatan untuk saling berbagi kasih, saling memperhatikan, dan mengesampingkan Tuhan Yesus sebagai dasar kehidupan orang Kristen. Dengan demikian, kegiatan pembinaan yang dilakukan di Jemaat GKO Rimba Belian bertujuan agar setiap Jemaat menyadari bahwa hubungan yang harmonis dalam keluarga tidak akan terwujud degan mengandalkan harta kekayaan yang melimpah. Tetapi keharmonisan hanya dapat terwujud apabila kehidupan keluarga berpusatkan pada Tuhan Yesus, memelihara serta mentaati Firman-Nya.

References

Roni, K.A.M. Yusuf, Keluarga Kristen Bahagia. Yogyakarta: Yayasan ANDI, 1994.

Arsoatmodjo, S. Soedibio, Wanita dan Rumah Tangga. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1977.

Stephen, Tong, Keluarga Bahagia. Surabaya: Momentum, 2002.

Neil, Clark, Rahasia Pernikahan Abadi. Jakarta: Indonesia Harvest Outreach, 2000.

Sugiyo, Teha, Keluarga Sebagai Sekolah Cinta. Bandung: LLB, 2001.

Published
2020-09-30