Revitalisasi Spiritualitas Jemaat melalui Pelayanan Iman Kontekstual di GKSI Senajuk Kabupaten Landak, Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.47457/jps.v7i1.674Keywords:
Inovasi Ibadah, Partisipasi Jemaat, Pelayanan GerejaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan inovasi dalam pelaksanaan ibadah Minggu guna meningkatkan partisipasi jemaat di Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Senanjuk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan survei untuk mengumpulkan data dari jemaat, pengurus, serta pelayan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi multimedia, metode penyampaian yang kreatif, dan pelibatan aktif jemaat berhasil meningkatkan minat dan keterlibatan dalam pelayanan. Selain itu, pelatihan bagi pelayan ibadah juga meningkatkan kapasitas mereka dalam mendukung inovasi. Kendala seperti keterbatasan sarana dan kesiapan sebagian jemaat menjadi tantangan yang perlu diatasi secara berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi ibadah merupakan strategi efektif dalam membangun komunitas gereja yang partisipatif dan dinamis.
Downloads
References
Kristanto, Budi. Gereja Dan Transformasi Sosial: Misi Iman Dalam Realitas Konkret. Jakarta: Sekolah Tinggi Teologi Jakarta Press, 2022.
Moleong, Lexi J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi revi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019.
Nainggolan. Rohani Yang Relevan: Menjawab Tantangan Iman Masa Kini. Bandung: Kalam Hidup, 2021.
Nainggolan, Stefanus. Revitalisasi Spiritualitas Jemaat Pedesaan: Antara Tradisi Dan Dinamika Zaman. Yogyakarta: Kanisius, 2021.
Panjaitan. Transformasi Gereja Melalui Liturgi Kontekstual. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.
Panjaitan, Andreas. Ibadah Yang Menghidupkan: Liturgi Dan Spiritualitas Dalam Gereja Lokal. Salatiga: Penerbit Andi, 2020.
Rante, Yohanes. Membangun Kepemimpinan Rohani Dalam Konteks Lokal. Makassar: STT Jaffray, 2021.
Saragih, Benyamin. Membangun Jemaat Dalam Konteks Sosial Ekonomi Yang Berubah. Bandung: Kalam Hidup, 2020.
Saragih, Bonar. Teologi Kontekstual Dan Tantangannya Di Indonesia. Medan: STT Abdi Sabda Press, 2020.
Siahaan, Viktor. Strategi Pelayanan Gereja Di Wilayah Terpencil. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif Dan Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta, 2022.
Sumartana, Thomas. Teologi Kontekstual Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.
Tandirerung. Kontekstualisasi Ibadah Di Masyarakat Adat. Manado: Petra Press, 2018.
Tandirerung, Silvester. Budaya Komunal Dan Spiritualitas Kristen Di Indonesia Timur. Kupang: Pustaka Eklesia, 2018.
Tigor. Pelayanan Iman Dalam Tradisi Lokal Gereja Desa. Kupang: Sahabat Teologi, 2018.
Tigor, Alexander. Pelayanan Kontekstual: Menjangkau Umat Melalui Budaya Lokal. Medan: STT Abdi Kristus Press, 2018.
Tuwu, Daniel Mery. Gereja Yang Relevan: Teologi Kontekstual Dalam Masyarakat Majemuk. Makassar: Penerbit STT INTIM Makassar, 2019.
Widyapranawa, Stevanus Prihadi. Iman Dan Kehidupan Dalam Perjanjian Lama. Yogyakarta: Kanisius, 2000.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rendi Rendi, Yosia Belo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






