Main Article Content
Abstract
Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji sebuah fenomena baru dalam spiritualitas Kekristenan di masa kini, yaitu praktik doa di ruang digital. Kehadiran ruang digital dalam berbagai media sosial perlahan menggeser pengalaman konservatif dalam spiritualitas Kekristenan yang kemudian memasuki era baru. Tulisan ini memberi warna positif dalam spiritualitas di ruang digital yang adaptif dan kolaboratif. Fenomena praktik doa di ruang digital menjadi bentuk baru dalam spiritualitas Kekristenan di era modern. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi bukan berarti menggeser pola doa tradisional. Pendekatan studi literatur pada penelitian ini menggunakan pemikiran dari Paul Chambers yang mengemukakan tentang sekularisasi, Peter Horsfield tentang mediasi iman melalui media dan Scott R. Paeth tentang teologi publik untuk menegaskan bahwa kehadiran ruang digital bukan menjadi ancaman bagi spiritualitas Kekristenan. Praktik doa di ruang digital dapat menjadi sarana baru ataupun alat pendukung yang memungkinkan perluasan pelayanan bagi gereja. Doa di ruang digital harus dipahami sebagai bentuk spiritualitas kontemporer yang akan memperkaya ekspresi iman secara pribadi ataupun komunal tanpa menjadi pengganti persekutuan doa secara fisik yang selama ini sudah menjadi ritual umum di gereja ataupun di dalam persekutuan. Maka, ruang digital dapat dipandang sebagai cara transformatif yang akan membantu jemaat untuk membangun relasi kepada Tuhan dan sesama dengan cakupan yang lebih luas.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2026 Ferdinand Silaen, Riris Johanna Siagian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi agree to the following terms:
1. The author holds the copyright and grants to the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors may make additional separate contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can result in a productive exchange, as well as earlier and larger citations of the published work (See Effects of Access Open).
References
- Adiprasetya, Joas. (2022). Labirin Kehidupan: Spiritualitas Sehari-hari bagi Peziarah Iman. BPK Gunung Mulia.
- Brake, Andrew. (2014). Spiritual Formation, Bandung: Kalam Hidup.
- Brill, J. Wesley. (1995). Doa-Doa dalam Perjanjian Lama, terj. Ridwan Sutedja. Kalam Hidup.
- Brink, H.v.d. (2008). Tafsiran Alkitab: Kisah Para Rasul. Gunung Mulia.
- Chambers, Paul. (2004). Religion, Secularization and Social Change in Wales: Congregational Studies in a Post-Christian Society. University of Wales Press.
- Costa, Efraim da. (2021). Peranan Doa terhadap Pertumbuhan Iman Jemaat dimasa Pandemi Covid-19. Teleios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Vol.1 No.2. doi: 10.53674/telios.v1i2.37
- Edgar, William. (2013). Schaeffer on the Christian Life: Countercultural Spirituality. Crossway.
- Firmanto, Antonius Denny. (2021). WhatsApp Group Sebagai Ruang Percakapan Pastoral di Masa Pandemi Covid-19. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Vol.6 No.2. doi: 10.30648/dun.v6i2.552
- Foster, Richard J. (2018). Celebration of Discipline: The Path to Spiritual Growth, Fourth Edition. HarperCollins.
- Ginting, Yoel & Pandia, Henry. (2025). Perancangan Sistem Informasi Aplikasi Jaringan Doa Untuk Umat Kristen Berbasis Web Menggunakan Vue.js Dan Laravel. Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Vol.14 No.1. doi: 10.35889/jutisi.v14i1.2658
- Gule, Yosefo. (2022). “Analisis Peran Pemuda Kristen dan Katolik dalam Membangun Spiritualitas di Era Digital”, Jurnal Pendidikan Agama Katolik (JPAK), Vol. 22 No. 2 doi: 10.34150/jpak.v22i1.414
- Gunawan, Daniel Kristento. (2022). “Hadirat Tuhan dalam Ruang Digital: Kajian Teologis terhadap Ibadah Online di tengah Pandemi Covid-19”, Yogyakarta: Theologia in Loco vol. 4, No. 2. doi: 10.55935/thilo.v4i2.252
- Horsfield, Peter. (2015). From Jesus to the Internet: A History of Christianity and Media. Wiley-Blackwell.
- Ismail, Andar. (2021). Selamat Pagi, Tuhan!: 33 renungan tentang doa. BPK Gunung Mulia.
- Jones, Mark. (2019). The Prayers of Jesus: Listening to and Learning from Our Savior. Crossway.
- Keller, Timothy. (2014). Prayer: Experiencing Awe and Intimacy with God. Dutton.
- Keriapy, Frets. Giban, Yoel. & Giban, Tinus. (2022). “Spiritual dalam Ruang Cyber (Cyberspace): Makhluk Digitalis sekaligus Spiritualis”, Tumou Tou Jurnal Ilmiah. Vol.9 No.2. https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/tumoutou/article/view/851
- Lattu, Mick Mordekhai Sopacoly & Y.M., Izak. (2020). “Kekristenan dan Spiritualitas Online: Cybertheology sebagai Sumbangsih Berteologi di Indonesia” Gema Teologika. Vol. 5 No. 2. doi: 10.21460/gema.2020.52.604
- Malik, Habibi. (2021). Cyber Religion dan Real Religion di Tengah Masyarakat Digital. Jurnal Komunika Vol. 4 No.1. doi: 10.24042/komunika.v4i1.8615
- Mays, James L. 1994). Psalms, Interpretation: A Bible Commentary for Teaching and Preaching. Louisville: John Knox Press.
- Mudak, Sherly. (2017). Makna Doa Bagi Orang Percaya. Missio Ecclesiae: Jurnal Theologia, Misiologia, dan Gereja. Vol.6 No.1. doi: 10.52157/me.v6i1.70
- Paeth, Scott R. (2016). Exodus Church and Civil Society: Public Theology and Social Theory in the Work of Jurgen Moltmann. Routledge.
- Restu, H. Saputra, Marwan Indra. & Triyono, Aris. (2021). Metode Penelitian. Deepublish.
- Sompotan, Dale Dompas & Hutagalung, Stimson Bernard. (2024). Kehadiran dalam Ibadah: Kajian terhadap Doa Pribadi dan Baca Alkitab Generasi Milenial dan Gen Z Berdasarkan Ibrani 10:25. Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja. Vol.4 No.1. doi: 10.54170/dp.v4i1.92
- Suarga, Barnabas Bram. (2021). Pengaruh Kultur Digital dalam Hidup Beriman Kristiani: Membangun Langkah Pastoral yang Relevan. Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen. Vol.6 No.2. doi: 10.52104/harvester.v6i2.74
- Subowo, Adhika Tri. (2021). “Membangun Spiritualitas Digital bagi Generasi Z”, Dunamis, Vol. 5 No. 2. doi: 10.30648/dun.v5i2.464
- Tapotubun, Hanry Harlen & Rahmah, Hilda. (2021). Religiusitas Digital dan Dimensi Perlawanan Milenial Dalam Ruang Online. Vol.15 No.2. doi: 10.14421/jsr.v15i2.2042
- Wandusim, Michael F. (2021). The Lord’s Prayer in the Ghanaian Context: Studi of The Bible and Its Reception Volume 20. Berlin: Walter de Gruyter.
- Wicaksono, Agung. (2024). “Doa di Zaman Digital”, Lux et Sal Vol.5, No.1. doi: 10.57079/lux.v5i1.124
- Widyatmadja, Josef P. (2010). Yesus dan Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformatif dan Teologi Rakyat di Indonesia. BPK Gunung Mulia.
- Willard, Dallas. (2009). The Spirit of The Disciplines: Understanding How God Changes Lives. HarperCollins.
- Yosef, Hery Budi. (2024). Kajian Doa Menurut Alkitab Dan Relevansinya Dalam Kehidupan Kekristenan. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen. Vol. 6 No.1. doi: 10.35909/visiodei.v6i1.512
- “Merajut Harmoni dalam Doa Zoom Meeting”, https://www.youtube.com/watch?v=_gE-4zw7L4E (diakses 30-09-2025).
References
Adiprasetya, Joas. (2022). Labirin Kehidupan: Spiritualitas Sehari-hari bagi Peziarah Iman. BPK Gunung Mulia.
Brake, Andrew. (2014). Spiritual Formation, Bandung: Kalam Hidup.
Brill, J. Wesley. (1995). Doa-Doa dalam Perjanjian Lama, terj. Ridwan Sutedja. Kalam Hidup.
Brink, H.v.d. (2008). Tafsiran Alkitab: Kisah Para Rasul. Gunung Mulia.
Chambers, Paul. (2004). Religion, Secularization and Social Change in Wales: Congregational Studies in a Post-Christian Society. University of Wales Press.
Costa, Efraim da. (2021). Peranan Doa terhadap Pertumbuhan Iman Jemaat dimasa Pandemi Covid-19. Teleios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Vol.1 No.2. doi: 10.53674/telios.v1i2.37
Edgar, William. (2013). Schaeffer on the Christian Life: Countercultural Spirituality. Crossway.
Firmanto, Antonius Denny. (2021). WhatsApp Group Sebagai Ruang Percakapan Pastoral di Masa Pandemi Covid-19. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Vol.6 No.2. doi: 10.30648/dun.v6i2.552
Foster, Richard J. (2018). Celebration of Discipline: The Path to Spiritual Growth, Fourth Edition. HarperCollins.
Ginting, Yoel & Pandia, Henry. (2025). Perancangan Sistem Informasi Aplikasi Jaringan Doa Untuk Umat Kristen Berbasis Web Menggunakan Vue.js Dan Laravel. Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Vol.14 No.1. doi: 10.35889/jutisi.v14i1.2658
Gule, Yosefo. (2022). “Analisis Peran Pemuda Kristen dan Katolik dalam Membangun Spiritualitas di Era Digital”, Jurnal Pendidikan Agama Katolik (JPAK), Vol. 22 No. 2 doi: 10.34150/jpak.v22i1.414
Gunawan, Daniel Kristento. (2022). “Hadirat Tuhan dalam Ruang Digital: Kajian Teologis terhadap Ibadah Online di tengah Pandemi Covid-19”, Yogyakarta: Theologia in Loco vol. 4, No. 2. doi: 10.55935/thilo.v4i2.252
Horsfield, Peter. (2015). From Jesus to the Internet: A History of Christianity and Media. Wiley-Blackwell.
Ismail, Andar. (2021). Selamat Pagi, Tuhan!: 33 renungan tentang doa. BPK Gunung Mulia.
Jones, Mark. (2019). The Prayers of Jesus: Listening to and Learning from Our Savior. Crossway.
Keller, Timothy. (2014). Prayer: Experiencing Awe and Intimacy with God. Dutton.
Keriapy, Frets. Giban, Yoel. & Giban, Tinus. (2022). “Spiritual dalam Ruang Cyber (Cyberspace): Makhluk Digitalis sekaligus Spiritualis”, Tumou Tou Jurnal Ilmiah. Vol.9 No.2. https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/tumoutou/article/view/851
Lattu, Mick Mordekhai Sopacoly & Y.M., Izak. (2020). “Kekristenan dan Spiritualitas Online: Cybertheology sebagai Sumbangsih Berteologi di Indonesia” Gema Teologika. Vol. 5 No. 2. doi: 10.21460/gema.2020.52.604
Malik, Habibi. (2021). Cyber Religion dan Real Religion di Tengah Masyarakat Digital. Jurnal Komunika Vol. 4 No.1. doi: 10.24042/komunika.v4i1.8615
Mays, James L. 1994). Psalms, Interpretation: A Bible Commentary for Teaching and Preaching. Louisville: John Knox Press.
Mudak, Sherly. (2017). Makna Doa Bagi Orang Percaya. Missio Ecclesiae: Jurnal Theologia, Misiologia, dan Gereja. Vol.6 No.1. doi: 10.52157/me.v6i1.70
Paeth, Scott R. (2016). Exodus Church and Civil Society: Public Theology and Social Theory in the Work of Jurgen Moltmann. Routledge.
Restu, H. Saputra, Marwan Indra. & Triyono, Aris. (2021). Metode Penelitian. Deepublish.
Sompotan, Dale Dompas & Hutagalung, Stimson Bernard. (2024). Kehadiran dalam Ibadah: Kajian terhadap Doa Pribadi dan Baca Alkitab Generasi Milenial dan Gen Z Berdasarkan Ibrani 10:25. Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja. Vol.4 No.1. doi: 10.54170/dp.v4i1.92
Suarga, Barnabas Bram. (2021). Pengaruh Kultur Digital dalam Hidup Beriman Kristiani: Membangun Langkah Pastoral yang Relevan. Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen. Vol.6 No.2. doi: 10.52104/harvester.v6i2.74
Subowo, Adhika Tri. (2021). “Membangun Spiritualitas Digital bagi Generasi Z”, Dunamis, Vol. 5 No. 2. doi: 10.30648/dun.v5i2.464
Tapotubun, Hanry Harlen & Rahmah, Hilda. (2021). Religiusitas Digital dan Dimensi Perlawanan Milenial Dalam Ruang Online. Vol.15 No.2. doi: 10.14421/jsr.v15i2.2042
Wandusim, Michael F. (2021). The Lord’s Prayer in the Ghanaian Context: Studi of The Bible and Its Reception Volume 20. Berlin: Walter de Gruyter.
Wicaksono, Agung. (2024). “Doa di Zaman Digital”, Lux et Sal Vol.5, No.1. doi: 10.57079/lux.v5i1.124
Widyatmadja, Josef P. (2010). Yesus dan Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformatif dan Teologi Rakyat di Indonesia. BPK Gunung Mulia.
Willard, Dallas. (2009). The Spirit of The Disciplines: Understanding How God Changes Lives. HarperCollins.
Yosef, Hery Budi. (2024). Kajian Doa Menurut Alkitab Dan Relevansinya Dalam Kehidupan Kekristenan. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen. Vol. 6 No.1. doi: 10.35909/visiodei.v6i1.512
“Merajut Harmoni dalam Doa Zoom Meeting”, https://www.youtube.com/watch?v=_gE-4zw7L4E (diakses 30-09-2025).
